Telp / Fax : 0541-661350

Jl. Pahlawan Bukit Biru, Tenggarong, Kutai Kartanegara

Plt Bupati Kukar Tinjau Korban Banjir di Desa Santan Tengah dan Santan Ilir

Oleh: GUSDUT | 2018-04-03 | INFO PUBLIK | 5063

Gambar

Plt Bupati Kukar Edi Damansyah saat Meninjau Banjir di Desa Santan Tengah.


Banjir yang terjadi di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) pada musim penghujan awal tahun 2018, tidak hanya melanda wilayah tengah dan hulu, namun juga melanda wilayah pesisir, tepatnya  di Desa Santan Tengah  dan Desa Santan Ilir Kecamatan Marangkayu. Untuk melihat situasi dua desa tersebut Plt Bupati Kukar Edi Damansyah bersama dengan Dandim 0908 Bontang Letkol Arh Gunawan Wibisono, Kapolsek Marangkayu Polres Bontang Iptu Sarikun,  Assisten II Setkab Kukar Sukhrawardy, Kadishub Sunggono, Kadisdikbud Hifsi G Fahrannas terjun langsung kelapangan, Jumat (30/3/2018).

Dari laporan Camat Marangkayu Hamsah mengatakan bahwa dua desa tersebut mulai terendam sejak Rabu (28/3) lalu, akibat dari tingginya curah hujan dan naiknya permukaan air sungai. “Saat ini air sudah menurun dibandingkan dua hari yang lalu,  diperkirakan ketinggian air 40 sd 50 centimeter,” kata Camat Marangkayu.

lebih lanjut dikatakannya Desa Santan Ilir dan Tengah memang rawan banjir, sehingga masyarakatnya jauh-jauh hari sudah mengantisipasinya, salah satunya dengan meninggikan bangunan rumah. “Seperti tahun lalu dua desa ini kembali tergenang, namun masyarakat masih tetap bertahan dirumah masing-masing, karena ketinggian air belum masuk kedalam rumah,“kata  Hamsah.

Menurutnya jika dibandingkan tahun lalu, air yang menggenang Desa Santan Tengah lebih cepat turun, hal itu dikarenakan adanya bantuan program karya bhakti dari TNI 0908 Bontang, dengan melakukan normalisasi sungai yang ada di Desa Santan Tengah. “Manfaat dari karya bhakti TNI tersebut saat ini sangat kita rasakan manfaatnya, kami berharap tahun ini kegiatan serupa dapat kembali dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Kukar Edi Damansyah meminta masyarakat tetap waspada, apalagi saat ini hujan terus mengguyur wilayah Kabupaten Kukar. “Walaupun air sudah mulai surut, namun masyarakat harus tetap siaga, karena curah hujan masih cukup tinggi, jika nanti air kembali tinggi, saya minta masyarakat segera mengungsi ketempat yang lebih aman,” kata Edi Damansyah (Medsi02).

 

sumber:http://humas.kutaikartanegarakab.go.id