Telp / Fax : 0541-661350

Jl. Pahlawan Bukit Biru, Tenggarong, Kutai Kartanegara

RPJMN Harus Jadi Pedoman dalam Menyusun RPJMD

Oleh: GUSDUT | 2018-01-31 | PEMERINTAH | 594

Gambar


Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) memiliki nilai politis dan strategis.  Rencana pembangunan daerah, tak lain adalah road map pembangunan daerah 5 tahun.

Demikian dikatakan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat memberi pengarahan di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Daerah Istimewa Yogyakarta periode tahun 2017-2022, di Yogyakarta, Rabu (31/1). Menurut Tjahjo, RPJMD merupakan pedoman penyusunan rencana pembangunan tahunan daerah. Selain sebagai penjelasan visi dan misi serta program kepala daerah.

"RPJMD juga merupakan instrumen mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan sebagai instrumen meningkatkan keunggulan utama daerah," katanya.

Tapi Tjahjo mengingatkan, penyusunan rancangan RPJMD harus berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dan juga berpedoman perpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah RPJPD dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).   Serta yang tak kalah penting, harus pula memperhatikan RPJMD dan RTRW daerah lainnya.

"Ada beberapa tujuan dari penyelarasan RPJMD dengan RPJMN 2015-2019 bertujuan," katanya.

Tujuan pertama, kata dia, untuk menjamin sinergitas sasaran pokok pembangunan dan arah kebijakan pembangunan. Tujuan kedua, dalam rangka harmonisasi hubungan pusat-daerah dan antardaerah. Ketiga, otimalisasi penggunaan sumber daya. Keempat, agar anggaran pembangunan pusat dan daerah bisa sesuai. Dan kelima, optimalisasi potensi dan keanekaragaman daerah.

 

Sumber :Puspen Kemendagri